Senin, 23 April 2012

Adrift


Satu lagi buih yang tersisa di lautan
Memaksa aku untuk memuntahkan segala yang ada dalam tubuhku
Menatap buih itu, membuat aku gila
Membuat aku merasa satu-satunya makhluk paling bodoh layaknya seekor ikanyang tak dapat berenang atau anjing yang tak bisa menggonggong

Aku sendirian
Terjebak di antara buih-buih ini
Terjebak di antara panasnya matahari yang menyengat dan dinginnya angin malam yang menusuk kulit
Terjebak diantara ratusan jarum yang siap menghujam tubuhku

Rembulan tak kunjung datang
Siang tak kunjung berganti
Ribuan burung terbang melewatiku begitu saja
Tak ingin menyapa
Belasan katak melompat dengan riang melewatiku tanpa menatap
Tak ingin mengajakku untuk ikut serta

Satu lagi buih yang muncul di lautan
Memaksaku untuk belajar menjadi orang yang paling jalang dari sebuah sajak Chairil Anwar
Jadi orang yang paling hina dari seorang wanita yang menunggu datangnya pria tua di ujung jalan
Jadi orang yang paling merasa sendirian dibandingkan kunang-kunang yang terjebak dalam kegelapan

Satu lagi buih tersisa di lautan
Aku tak berharap mereka benar-benar menghilang
Aku hanya berharap mereka melihatku disini
Terkurung dalam sepi
Menanti datanganya seseorang dengan sayap putih yang akan mengantarku pergi menuju cahaya putih besar yang menyilaukan

Aku tak ingin buih itu menangkapku
Aku hanya ingin terpenjara di dalamnya
Merasakan sakit yang mungkin tak pernah makhluk manapun rasakan
Rasa sakit yang menyakitkan
Rasa sakit yang mengerikan
Rasa sakit yang memuakkan

Cahaya putih besar itu terlihat berjalan ke arahku dalam remang
Perlahan terdiam, kemudian menjauh kembali
Perlahan terdiam, kemudian mendekat lagi
Satu lagi buih tersisa di lautan
Satu lagi yang muncul dari sebuah danau

Engkaukah itu?
Bukan
Aku tau siapa dirimu
Dirikukah itu?
Bukan
Aku ini seonggok batu yang bernyawa
Atau mungkin seekor babi yang terkurung dalam keheningan jaman

Siapa dia?
Satu lagi buih muncul dalam dadaku
Aku terkesiap
Tubuhku hancur

Sabtu, 24 Maret 2012

Review: The Hunger Games


Kalo kamu  pergi ke bioskop sekarang ini, kamu mungkin akan menemukan antrian yang cukup panjang untuk menyaksikan film terbaru berjudul The Hunger Games.
Film ini memang sudah sangat dinantikan sejak lama, mengingat fans The Hunger Games yang sudah membaca novelnya sejak lama pasti sudah sangat tidak sabar ingin menyaksikan versi visualisasinya dalam film layar lebar.
Selain di Indonesia, antusiasme yang sama juga terlihat oleh para penonton di negeri asal film ini yakni Hollywood. Baru aja ditayangkan satu hari disana, The Hunger Games sudah berhasil pecahkan rekor.
Di malam pertama penayangannya (midnight show) di Amerika, The Hunger Games langsung mencetak salah satu rekor Box Office sebagai film dengan pendapatan pada 'pertunjukan tengah malam dihari pertama' (midnight show) terbesar sepanjang masa.


The Hunger Games berhasil mendapatkan $19.7 Juta saat ditayangkan dilebih dari 2500 bioskop.
Film ini mengalahkan rekor film sekuel Batman Begins berjudul The Dark Knight dan film terakhir Star Wars Episode III : Revenge of the Sith yang berhasil mengumpulkan $17 Juta di pertunjukkan tengah malam di hari pertama perilisannya.
Tetapi The Hunger Games tetap masih belum mampu mengalahkan film pesaingnya yang juga merupakan adaptasi novel laris "Harry Potter" atau "Twilight Saga" untuk rekornya ini.
Harry Potter and the Deathly Hallows part 2 masih memegang posisi juara pemegang rekor Box Office tertinggi di hari pertama dengan $ 43.5 Juta, disusul oleh tiga seri terakhir Twilight Saga yang mengumpulkan $26 Juta - $ 30 Juta.


The Hunger Games adalah film yang diangkat dari seri pertama trilogi novel best seller berjudul sama karya Suzzane Collins. Menceritakan tentang sebuah kompetisi berbahaya yang menyeleksi pria dan wanita dari 12 Distrik di Capitol untuk berjuang hidup dan mati dalam sebuah reality show yang ditayangkan di televisi setempat. Hanya satu orang yang mampu bertahan hidup sampai akhir yang akan terpilih sebagai pemenang.


The Hunger Games dibintangi oleh Jennifer Lawrence, Josh Hutcherson, dan Liam Hemsworth.
Kamu yang belum menyaksikan filmnya, rasanya sayang bila melewatkan film yang satu ini.


Jumat, 23 Maret 2012

Review: Intruders



Millennium Entertainment telah merilis trailer dari film karya sutradara Juan Carlos Fresnadillo, Intruders, yang akan rilis pada 30 Maret 2012.
Meskipun tidak ada yang bisa melihatnya, Wajah berongga mengintai di sudut-sudut, sangat menginginkan cinta tetapi hanya mengetahui bagaimana menyebarkan ketakutan dan benci. Dia merayap ke dalam kehidupan John Farrow (Clive Owen) setelah putri tercintanya berumur 13 tahun, Mia (Ella Purnell) diserang di rumah mereka. Batas antara nyata dan imajinasi yang samar-samar mulai membayangi keluarga tersebut. Tampaknya bahwa tidak ada ukuran keamanan dapat menghentikan Wajah berongga keluar.
Kejadian serupa, ternyata dialami pula oleh seorang anak laki-laki yang tinggal di daerah pertanian Spanyol. Ia mengaku sering dihantui oleh hantu bertudung yang misterius, dan ibunya yang mulai putus asa meminta bantuan gereja untuk menyelesaikan permasalahan yang tengah mereka hadapi itu.



Film yang diperkirakan menghabiskan dana sebesar $13 juta untuk memproduksinya ini merupakan proyek bersama Amerika, Inggris, dan Spanyol. Clive Owen, Kerry Fox, Carice van Houten, dan Daniel Brühl memerankan karakter-karakter sentral dalam Intruders. Proses pengambilan gambar sendiri dimulai pada akhir Juni dengan London dan Madrid menjadi lokasinya.

Jumat, 02 Maret 2012

Hugo Movie Cast!

Chloe Grace Moretz
Asa Butterfield

Frances de laTour
Ben Kingsley

Christopher Lee
Jude Law


Emily Mortime
Richard Griffiths


Sacha Baron Cohen
Ray Winstone


Review: Hugo


Satu lagi film 3D bergenre petualangan yang akan hadir di tengah-tengah kita. Hugo Cabret (Asa Butterfiled) merupakan seorang anak yang ibunya telah meninggal dan tinggal bersama ayahnya, seorang pembuat jam master, yang membawanya untuk melihat film dan mencintai film-film George Méliès, terbaik dari semua. Ayah Hugo (Jude Law) meninggal dalam api museum, dan ia dibawa pergi oleh pamannya (Ray Winstone), seorang pembuat jam tangan yang pecandu alkohol bertanggung jawab untuk menjaga jam di stasiun kereta api. Pamannya mengajarkan dia untuk mengurus jam, dan menghilang. Hugo hidup di antara dinding-dinding stasiun kereta api, menjaga jam, mencuri makanan dan bekerja pada proyek ayahnya paling ambisius: robot-orang mekanik yang seharusnya untuk menulis dengan pena bahwa ayah Hugo telah menemukan dan berharap untuk memperbaiki.



Hugo mencuri bagian mekanik di stasiun untuk memperbaiki robot, tetapi ia ditangkap oleh seorang pemilik toko mainan, yang menghapus blueprints Hugo untuk robot dan, katanya, membakar mereka. Bagian robot yang hilang salah satu bagian-kunci berbentuk hati. Yakin bahwa robot berisi pesan dari ayahnya, Hugo berjalan melalui keputus asaan untuk memperbaiki mesin. Dia mendapat bantuan dari Isabelle (Chloe Grace Moretz), seorang gadis seusianya dan anak baptis dari pemilik Toko Mainan, yang membantu dia dalam pencariannya. Hugo memperkenalkan Isabelle ke bioskop, yang ayah baptis-nya tidak pernah membiarkan dia melihat, dan dia membantu Hugo menemukan sebuah buku tentang George Méliès, sebuah legenda bioskop awal yang menginspirasi film ayah Hugo dan yang membuktikan kunci misteri automaton.



Film berdurasi 120 menit ini disutradarai oleh Martin Scorsese dan diangakat dari novel karya Brian Selznick, The Invention of Hugo Cabret. Diproduksi oleh Graham King dan merupakan film pertama Scorsese yang dimuat dalam 3D dan di distribusikan oleh Paramount Picture di Amerika Serikat.
Penasaran dengan ceritanya? Silahan kunjungi beberapa XXI di Jakarta dan berharaplah film ini sudah dimulai disana. Selamat menikmati...


Rabu, 29 Februari 2012

Sinopsis



METEORA: SHE’S LIKE AN ANGEL




Maura Arinadya tak pernah menyangka kalau ia akan bertemu dengan tiga orang pria yang bahkan mampu mengubah alur cerita hidupnya menjadi lebih dramatis dari yang ia pikirkan. Ia hanyalah seorang wanita biasa, meski menurut sebagian besar orang memiliki kehidupan yang sempurna. Ia cantik, dari sisi manapun pandangan setiap orang, mereka sepakat untuk mengatakan bahwa Maura memiliki paras yang manis dan tubuh yang indah. Setiap wanita remaja yang melihatnya bahkan rela mati untuk dapat menduplikat tubuhnya. Ia pintar. Dan tangannya selalu gatal setiap ali melihat ada kanvas kosong yang tergeletak tanpa tuan. Ia juga ramah. Tak hanya pada teman-temannya, namun juga pada setiap orang disekitarnya. Maura sempurna. Begitulah kesimpulannya.
Namun gadis itu benar-benar tak menyangka, kala ia harus di hadapkan pada tiga takdir yang ditemuinya di depan. Takdir itu berwujud pria. Panggil mereka Adit, Ariiq dan Bagus, siswa yang berada satu tingkat dibawah Maura. Ia ta pernah menyangka, bahkan saat tiga pria itu mengubah alur cerita hidupnya yang membosankan. Mereka membuat segalanya menjadi lebih menyenangkan. Sampai Maura melupakan semua hal yang seharusnya terus ia ingat. 
Dari sana pula, terkuak jatidiri Maura yang sesungguhnya. Adit, Ariiq dan Bagus tak pernah mengira, kehidupan yang Maura miliki ternyata tak sesempurna yang mereka kira...

Sabtu, 11 Februari 2012

Ujian Praktek?

Sebuah berita duka cita datang dari kalangan remaja penghuni bangku SMA kelas 3. Pasalnya, menurut kabar yang datang dari sekolah gua, ujian praktek di majuin jadi tanggal 23 Februari! Gua sendiri nggak yakin apa sekolah lain juga bernasib naas kayak sekolah gua, tapi yang jelas gua bener-bener belum siap buat ngikutin ujian yang satu ini.
Ya lo bayangin aja, selama tiga tahun gua jadi anak putih abu-abu, praktek disekolah per mata pelajaran itu bisa dihitung dengan jari. Belum lagi kalo emang ada anak muridnya yang nggak masuk atau emang lagi nggak mood ngikutin pelajaran (baca: males).
Tapi untungnya, ada beberapa ujian praktek yang nggak begitu menguji keimanan gua. Bahasa Inggris contohnya. Gua cuma disuruh nyari sebuah gambar sekumpulan orang yang saling memegang alat musik, terus dengan ciri khas mereka sendiri menggelinjang di atas panggung sementara para penggemarnya teriak-teriak histeris yang artinya bisa minta di panggilin ambulan atau minta dibunuh ditempat.
Well, sebenarnya nggak seburuk itu kok anggapan gua tentang grup band. Ada beberapa grup band yang menurut gua keren dan pantas di acungi jempol. Sebut aja The Beatles. Yang meski para personilnya udah ada yang bergelar almarhum, tapi tetep aja karya-karya mereka masih eksis di belantika musik internasional.


Gua sendiri bukan penggila The Beatles yang sesungguhnya. Gua cuma sering mendengan bisikan-bisikan orang-orang berumuran lanjut disekitar gua saat mereka saling bernostalgia dengan masa lalu mereka, dan nggak jarang membawa nama The Beatles sebagai band yang digemarinya.
The Beatles sendiri, sebenernya adalah sekelompok pemusik Inggris beraliran rock yang dibentuk di Liverpool pada tahun 1960-an. Awalnya, band ini terdiri dari lima orang, John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, Stuart Sutcliffe, dan Pete Best. Tapi pada tahun 1961, Sutcliffe keluar dan Pete Best digantikan oleh Ringo Starr.
Beatles ditempa jadi profesional oleh seorang pengusaha toko musik bernama Brian Epstein setelah ia jadi manajer mereka dan kemampuan musik mereka di poles oleh produser George Martin. Setelah itu, di akhir 1962 The Beatles akhirnya mendulang kesuksesan di Britania Raya dengan single pertama mereka Love Me Do.
Sepanjang tahun berikut, mereka melakukan tur internasional sampai 1966 dan berkonsentrasi merekam album di dalam negeri sampai bubar tahun 1970. Karir solo masing-masing dibilang sukses tapi Lennon terbunuh di New York City tahun 1980 dan Harisson meninggal karena kanker tahun 2001. McCartney dan Starr masih aktif bermusik.
Sampai sini, gua nggak tau lagi gimana kelanjutan kisah cowok-cowok keren di era-nya ini. Tapi yang pasti, beginilah mungkin pen-deskripsi-an yang bakalan gua tampilin di depan guru Bahasa Inggris gua pas ujian praktek nanti. Selebihnya, kalo lo masih penasaran sama kisah grup band ini, silahkan lo cari lagi di beberapa situs yang ada.
Dan sekarang, mari kita translate pen-deskripsi-an ini ke dalam Bahasa Adidaya. Wish me luck!